Bagi masyarakat Indonesia, Hotman Paris Hutapea bukan sekadar dikenal sebagai pengacara kondang. Selama bertahun-tahun, ia menjadi sosok yang kerap muncul dalam berbagai perkara hukum besar dengan tingkat perhatian publik yang tinggi. Kesuksesan di dunia advokat juga tercermin dari gaya hidup yang selama ini melekat pada dirinya. Penampilannya parlente dengan jas mewah, aksesori berupa kalung, serta cincin bermata batu besar telah menjadi identitas yang sulit dipisahkan dari sosok Hotman Paris.
Namun, sumber pendapatannya tidak hanya berasal dari profesi sebagai pengacara. Hotman juga membangun portofolio investasi di berbagai bidang, terutama sektor properti. Bisnis yang digelutinya mencakup hotel, vila eksklusif, hingga kepemilikan saham di sejumlah usaha hiburan.
Sederet Bisnis Hotman Paris
Salah satu aset properti milik Hotman Paris berada di sektor perhotelan. Ia merupakan pemilik Hotel Sere Nauli yang berlokasi di Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Hotel berbintang tiga tersebut berdiri di kawasan wisata Danau Toba dan menawarkan 46 kamar beserta 10 unit vila. Peresmian hotel pada Oktober 2013 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Prabowo Subianto. "Saya berkenan hadir karena diundang langsung oleh Duma Hutapea, adik kandung Hotman Paris," kata Prabowo, dikutip dari pemberitaan Antara. Menurut Hotman, kehadiran Prabowo dalam acara tersebut bukan semata-mata karena urusan pekerjaan, melainkan juga didasari hubungan persahabatan yang telah lama terjalin.
Hotel Sere Nauli resmi beroperasi setelah penandatanganan prasasti oleh Bupati Toba Samosir saat itu, Kasmin Simanjuntak. Prosesi pembukaan juga ditandai dengan pengguntingan pita oleh istri Wakil Bupati Liberty Pasaribu. Selain memiliki hotel, Hotman Paris juga mengembangkan usaha penyewaan vila dan resor di Bali.
Properti-properti tersebut menyasar wisatawan yang berlibur ke Pulau Dewata dan beberapa kali dipromosikan melalui akun Instagram pribadinya.
Beberapa vila yang pernah diperlihatkan kepada publik antara lain Villa Awang Pandawa, Villa Sayang, Villa Umasari, Villa Cantik, Villa Toya, serta Villa Nakula. Bisnis sektor properti lain yang juga dijalankan Hotman adalah investasi rumah toko atau ruko.
Melalui berbagai unggahan di media sosial, ia beberapa kali memperlihatkan aktivitas membeli ruko di kawasan strategis Jakarta. Properti tersebut kemudian dipasarkan kembali sebagai bagian dari kegiatan investasinya. Ruko-ruko yang dipilih umumnya berada di lokasi premium sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Jadi Pemegang Saham Holywings
Langkah bisnis Hotman Paris juga merambah industri food and beverage (F&B). Bersama Nikita Mirzani, ia pernah menandatangani akta peralihan saham Holywings di salah satu gerai Holywings BSD, Tangerang, Banten.
Sejak penandatanganan tersebut, keduanya resmi menjadi pemegang saham perusahaan. Kala itu, Hotman menyampaikan harapannya agar Holywings dapat mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah jaringan usahanya berkembang hingga memiliki 100 outlet. "Mudah-mudahan kalau sukses, nanti menjadi go public jual beli saham di bursa. Itu targetnya begitu. Kalau sudah mencapai 100 outlet, kemungkinan besar untuk jual saham di bursa," kata Hotman di Tangerang mengutip arsip pemberitaan KOMPAS.com pada 7 Mei 2021.
Saat target tersebut disampaikan, Holywings telah mengoperasikan sekitar 30 outlet di berbagai kota di Indonesia, dengan sekitar 10 gerai berada di Jakarta. Perusahaan ini memiliki sejumlah lini usaha, yakni Holywings Bar, Holywings Club, dan Holywings Restaurant, yang tersebar di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, hingga Semarang. Hotman Paris juga diketahui memiliki kepemilikan saham di Atlas Beach Club yang berlokasi di Canggu, Bali. Tempat hiburan tersebut dipromosikan sebagai salah satu beach club terbesar di dunia.
Sebelum menggunakan nama Atlas Beach Club, lokasi tersebut dikenal sebagai Holywings Bali. Nama itu kemudian diganti setelah muncul polemik terkait promosi yang memicu kontroversi.
"Akhir nya hari ini tgl 18 juli 2022 resmi di buka club beach terbesar di dunia : Atlas beach festival di berawa beach,canggu bali, dengan kapasitas 10rb tamu turis, lebih dari 52 outlet brand makanan dan dagangan, 1000 lebih karyawan dan kolam renang terpanjang di dunia jangan pernah tinggal kan bali sebelum ke Atlas Beach Fest!" tulis Hotman Paris dalam unggahannya. (Sumber: kompas.com)