Pangkas Waktu Pembangunan Resort Mewah, Teknologi Prefab Siap Dobrak Bali

2026-08-19 10:05:46

Add to bookmarkAdded

Pembangunan resort mewah dan hunian eksklusif di kawasan tropis seperti Bali sering kali dibayangi masalah klasik: keterlambatan proyek akibat cuaca, pembengkakan anggaran (budget overrun), hingga kualitas bangunan yang tidak konsisten.

Menjawab tantangan tersebut, teknologi konstruksi prafabrikasi (prefab) kini mulai dilirik sebagai solusi masa depan industri properti luxury.

Hal ini ditunjukkan dalam perhelatan JIA Curated 2026 yang berlangsung pada 13–17 Agustus 2026 di Pantai Pengembak, Sanur, Bali.

Dalam ajang tersebut, PT Polymindo Permata resmi membawa sistem prafabrikasi mereka, ViroFab, memasuki fase siap pasar (market-ready) setelah sebelumnya sukses melewati tahap uji konsep (proof of concept).

Melalui instalasi bertajuk TenuNYamaN, ViroFab tidak sekadar membuka stan pameran biasa, melainkan menghadirkan living showcase berupa bangunan utuh siap huni yang dapat dievaluasi langsung oleh para arsitek dan pengembang.

"Setelah membuktikan sistem melalui TenuNYamaN di ajang sebelumnya, fokus kami kini bukan lagi sekadar menunjukkan bahwa prefabrikasi dapat bekerja. Kami ingin memperlihatkan bahwa sistem ini sudah menjadi solusi siap pakai untuk proyek luxury hospitality dan premium residential," ujar Executive Vice President PT Polymindo Permata, Johan Yang.

Solusi 'Off-Site' dan Efisiensi Konstruksi

Keunggulan utama dari sistem prefab ini terletak pada proses pengerjaannya.

Seluruh komponen, mulai dari struktur utama, panel dinding, hingga elemen anyaman khas tropis, difabrikasi penuh di lingkungan pabrik (off-site fabrication). 

Setelah seluruh komponen presisi selesai dibuat, perakitan di lokasi proyek hanya membutuhkan waktu sedikit lebih dari satu minggu.

Metode pengerjaan secara paralel di pabrik ini dinilai ampuh menekan risiko keterlambatan akibat kendala cuaca di lapangan maupun keterbatasan tenaga kerja lokal. Selain memberikan kepastian estimasi biaya sejak awal perencanaan, kontrol kualitas produk juga menjadi lebih terjamin.

Menariknya, kendati mengusung konsep pabrikan, sistem ini dirancang fleksibel agar tidak membatasi kebebasan arsitek dalam merancang desain yang berkarakter.

Arsitektur Mewah yang Menyatu dengan Alam Tropis

Mengangkat filosofi "We do not build against nature, we weave within it", bangunan TenuNYamaN dirancang khusus untuk menghadapi iklim tropis Bali yang ekstrem, seperti kelembapan tinggi, curah hujan deras, hingga korosi di wilayah pesisir pantai.

Untuk memberikan gambaran utuh mengenai konsep sensory living experience, TenuNYamaN mengandalkan ekosistem kolaborasi lintas industri.

Pengunjung dapat merasakan langsung integrasi tata cahaya, material lantai, sanitary, lanskap, hingga aroma ruang hasil kolaborasi dengan berbagai merek ternama seperti Häfele Indonesia, ROCA, QUADRA, TEKA, hingga ROMAN.

Guna menjamin ketahanan bangunan jangka panjang, ViroFab juga menyertakan garansi struktur dan manufaktur hingga dua tahun, dengan opsi perpanjangan garansi (extended warranty) sampai 10 tahun.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi standar baru pembangunan kawasan pariwisata berkelas di Indonesia, di mana efisiensi waktu dan anggaran dapat berjalan berdampingan dengan estetika arsitektur. (Source: tribunnews.com)